NEWSTICKER

Pembebasan Massal Napi Koruptor, MAKI: Seharusnya Hak Pengurangan Hukuman Dicabut

9 September 2022 19:17

Permasalahan narapidana korupsi yang bebas secara massal membuat Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) buka suara. Pendiri MAKI, Boyamin Saiman merasa bahwa hukuman yang harusnya diberikan lebih tinggi dan hak pengurangan hukuman dicabut.

"Kedepannya agar memberikan efek jera kasus korupsi, hukumannya harus diperberat 15 tahun ke atas jika bersalah dan dicabut hak pengurangan hukuman," ujar Boyamin Saiman.

Sebelumnya, sebanyak 23 narapidana korupsi bebas bersyarat, salah satunya adalah mantan Menteri SDM, Jero Wacik. Jero bisa keluar lebih cepat pada kamis (8/9/2022) karena mendapat layanan cuti. Jero Wacik yang seharusnya dinyatakan bebas pada 21 November 2022.

Narapidana korupsi bebas massal berawal ketika Mahkamah Agung mengabulkan uji materi pasal-pasal mengenai remisi dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 99 tahun 2012.
Salah satunya, pasal yang mengatur remisi hanya bisa diberikan jika pelaku mau menjadi justice colabolator