NEWSTICKER

Mengintip Kekuatan Jet Tempur Dassault Rafale Buatan Prancis yang Diborong Prabowo

12 September 2022 10:23

Usai mengikuti latihan Pitch Black '22 di Darwin, Australia pada 17 Agustus-10 September 2022, dalam perjalanan kembali ke negaranya, pesawat-pesawat Angkatan Udara Prancis singgah di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (12/9/2022) pada 09.00 WIB. Pesawat tersebut adalah tiga Jet Tempur Dassault Rafale, dua Tanker Airbus A330 MRTT, dan satu A400M.

Kunjungan pesawat-pesawat tersebut ke Indonesia menjadi salah satu misi yang penting untuk memperdalam hubungan yang terbina di antara angkatan udara Indonesia-Perancis. Terutama dalam penandatanganan kesepakatan aktivasi kontrak antara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto & Menteri Angkatan Bersenjata Prancis Florence Parly yakni pembelian 6 dari 42 jet tempur Rafale buatan Dassault Aviation, dengan nilai kontrak pembelian disebut mencapai USD8,1 miliar atau sekitar Rp116 triliun. 

Misi Pegasus 2022 merupakan bagian dari upaya untuk memelihara kesiagaan pilot tempur untuk dikirim ke negara seluruh dunia, dan untuk menunjukan kemampuan proyeksi kekuatan angkatan udara Prancis.

Sekretaris Jenderal Kemenhan, Marsdya TNI Donny Ermawan mengungkapkan bahwa alasan memilih produk pertahanan Prancis karena Jet Temput Rafale memiliki kapabilitas yang luar biasa.

Pesawat Jet Tempur Rafale ini juga berperan dalam misi permanen, dan peringatan reaksi cepat pertahanan udara atau kedaulatan udara, serta diklaim mampu sebagai proyeksi kekuatan dan penyebaran misi eksternal, misi serangan dalam. Dari segi persenjataan, Dassault Rafale juga menggendong berbagai senjata perang seperti Mica, Magic, Sidewinder, ASRAAM, dan rudal udara ke udara, serta rudal udara ke darat.