NEWSTICKER

Pengabdian Sang Ratu dari Masa Perang Dunia hingga Era Modern

11 September 2022 05:29

Ratu Elizabeth II mangkat di usia 96 tahun setelah tujuh dekade berkuasa menjadikannya Ratu paling lama yang memerintah Inggris. Hidup yang begitu panjang serta menjadi saksi sekaligus pelaku sejarah mulai dari menyaksikan masa Nazi Jerman, kemudian bergabung dengan Corps Tentara Perempuan Inggris pada Perang Dunia Kedua hingga menjalani era pemerintahan modern abad millenium.

Pada Februari 1952 Elizabeth Alexandra Mary Windsor kehilangan sang ayah Raja George VI yang otomatis menjadikannya Ratu, dan dinobatkan satu tahun kemudian pada 2 Juni 1953 ketika usianya masih 26 tahun. Elizabeth tidak semestinya menjadi penerus tahta dari sang ayah, jika sang paman Raja Edward VIII tidak melepaskan tahta nya untuk menikahi seorang perempuan asal Amerika Serikat yang kala itu ditentang oleh keluarga kerajaan.

Ketika Perang Dunia Kedua berkecamuk saat Jerman menyerang London, Elizabeth muda sempat bergabung dengan Angkatan Darat, dilatih sebagai supir truk dan mekanik di usia 18 tahun. Kemudian Elizabeth ditugaskan sebagai supir ambulan untuk membantu para korban perang. 

Pada tahun 1947 Elizabeth Menikah dengan Philip Mountbatten dan memiliki empat anak, yakni Pangeran Charles, Putri Anne, Pangeran Andrew, dan Pangeran Edward. Hingga hari kematiannya Ratu Elizabeth II telah bekerja sama dengan 56 negara persemakmuran termasuk negara-negara di Timur Tengah. Namun hanya 14 negara persemakmuran yang menjadikan monarki Britania Raya sebagai kepala pemerintahan termasuk Kanada. 

Pada 9 April 2021 Pangeran Philip meninggal dunia. Kematian sang pangeran pun kerap membuat sang ratu menjadi sosok penyendiri saat kembali menjalani tugas kerajaan. Meski begitu Ratu Elizabeth II tetap berusaha menuntaskan tugas-tugas nya termasuk memainkan peran utama di konferensi perubahan iklim perserikatan bangsa-bangsa ke-26.

"Ini adalah tugas yang dengan senang hati saya laksanakan, karena dampak lingkungan terhadap kemajuan manusia adalah hal yang dekat dengan hati mendiang suami saya, Pangeran Philip, Duke of Edinburgh, ujar Ratu Elizabeth II.