19 January 2026 20:08
Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) kembali mencatatkan kenaikan signifikan pada Senin, 19 Desember 2026. Terpantau, harga emas Antam melonjak Rp40 ribu menjadi Rp2.703.000 per gram, dari harga sebelumnya Rp2.663.000. Kenaikan ini juga diikuti oleh naiknya harga jual kembali (buyback) yang kini bertengger di level Rp2.545.000 per gram.
Berbeda dengan Antam, pergerakan harga emas dari merek lain seperti UBS dan Galeri 24 terpantau relatif stabil di akhir pekan ini. Emas UBS berada di kisaran Rp2.739.000 per gram, sedangkan emas Galeri 24 dibanderol sekitar Rp2.688.000 per gram.
Fenomena di Cikini: Harga Pasar Tembus Rp2,9 Juta
Tren kenaikan harga ini berdampak langsung pada aktivitas di pusat perdagangan emas Cikini, Jakarta Pusat. Berdasarkan pantauan Metro TV, harga emas logam mulia di tingkat pedagang pasar bahkan sudah menyentuh angka psikologis Rp2,9 juta per gram, lebih tinggi dari harga butik resmi.
Daniel, salah satu pedagang emas di kawasan tersebut, mengungkapkan bahwa lonjakan harga sudah terasa sejak akhir tahun lalu. Ia mengestimasi kenaikan harga saat ini sudah mencapai 40 hingga 50 persen dibanding beberapa bulan sebelumnya.
Tingginya harga emas memicu perubahan perilaku konsumen. Menurut Danil, saat ini masyarakat lebih dominan melakukan aksi jual (profit taking) ketimbang membeli.
"Kebanyakan masyarakat justru menjual emas karena harganya sedang tinggi-tingginya. Biasanya mereka jual emas ukuran besar, misalnya 10 gram, lalu menukarnya dengan ukuran yang lebih kecil. Jadi mereka tetap punya emas, tapi juga dapat uang tunai dari selisihnya," jelas Daniel.
Para pedagang berharap fluktuasi harga emas segera stabil agar daya beli masyarakat untuk investasi emas kembali bergairah.
(Farouq Faza Bagjawan Alnanto)