Kabut Asap Karhutla Lumpuhkan Penerbangan Bandara Supadio

3 September 2026 13:12

Pontianak: Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Supadio Pontianak, Kalimantan Barat, lumpuh akibat kabut asap tebal kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Jarak pandang di sekitar bandara hanya mencapai sekitar 200 meter sehingga pesawat tidak dapat lepas landas.

Sejumlah penumpang yang berada di ruang tunggu memilih pulang dan menunda keberangkatan karena belum mendapat kepastian dari maskapai.

Manajer Operasi Bandara Supadio Pontianak, Muhammad Arifin, mengatakan jarak pandang yang terbatas menjadi kendala utama aktivitas penerbangan.

“Visibility kita di angka sementara ini di 200-an meter,” ujar Arifin.

Arifin mengatakan sejumlah penerbangan terdampak kondisi tersebut. Salah satunya penerbangan Garuda menuju Pontianak yang harus kembali ke Jakarta.

“Garuda yang menuju Pontianak, positioning-nya sekarang balik lagi ke Jakarta, kalau bahasa operasinya itu RTB (Return To Base),” katanya.

Sementara itu, penumpang bernama Heni mengaku tidak mendapat kepastian terkait keberangkatannya menuju Bali.

“Enggak ada kepastian pesawatnya,” ujar Heni.

Heni seharusnya berangkat menggunakan Lion Air menuju Bali pada pukul 10.00 WIB. Namun, akibat kabut asap, ia memilih pulang terlebih dahulu.

“Sekarang enggak ada kepastiannya mau gimana, ya pulang dululah,” katanya.

Pihak Bandara Supadio akan kembali mengaktifkan penerbangan apabila kondisi kabut asap mereda dan jarak pandang telah memenuhi ketentuan keselamatan penerbangan.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X