Mengantre Berhari-hari, Ratusan Sopir Truk Ekspedisi Protes ASDP Ketapang

4 September 2026 16:13

Ratusan sopir truk ekspedisi melakukan aksi protes spontan di depan pintu masuk Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, pada Kamis, 3 September 2026. Aksi ini dipicu oleh kebijakan PT ASDP Ketapang yang dinilai lebih memprioritaskan kendaraan pribadi dan truk kecil, sehingga menyebabkan truk logistik berukuran besar tertahan selama berhari-hari.

Dalam aksinya, para sopir sempat menutup akses pintu masuk pelabuhan dan menahan kendaraan lain agar tidak bisa masuk. Mereka mengancam akan menutup total akses pelabuhan jika pihak ASDP tidak segera mengubah sistem pelayanan yang dianggap merugikan pengusaha ekspedisi.

Menurut keterangan para sopir, penumpukan kendaraan di kantong parkir pelabuhan telah terjadi selama beberapa hari. Dampaknya, antrean truk besar yang hendak menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali, kini mengular hingga 10 kilometer di sepanjang jalan raya Situbondo.
 



Muksin, salah satu sopir truk yang ikut dalam aksi tersebut, menuntut adanya penyesuaian regulasi di lapangan. Ia mengeluhkan adanya pembatasan bagi kendaraan berat, padahal populasi truk logistik yang mengantre jauh lebih banyak daripada kendaraan kecil.

"Regulasinya itu kita minta diubah, untuk sistemnya kita ubah. Kita sesuaikan dengan keadaan di lapangan. Biar jangan regulasi tidak sesuai dengan di lapangan. Kendaraan berat itu dibatasi. Jadi kendaraan yang paling banyak di lapangan kendaraan berat, tapi ternyata dibatasi, jadi nggak sesuai. Meluber jadinya,” tegas Muksin dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Jumat, 4 September 2026.

Hingga berita ini diturunkan, kemacetan panjang masih terlihat di jalur menuju pelabuhan. Para sopir berharap pihak otoritas pelabuhan segera memberikan solusi konkret agar arus logistik menuju Bali kembali lancar dan mereka tidak terus-menerus merugi akibat waktu tunggu yang terlalu lama.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X