IHSG Dibuka Ambruk Hampir 7% Gegara Peringatan Keras MSCI

28 January 2026 21:21

Indeks harga saham gabungan atau (IHSG) dibuka ambruk hampir 7 persen pada pembukaan perdagangan hari ini, Rabu, 28 Januari 2026. Begitu pasar dibuka pada pukul 09.00 WIB, IHSG langsung merah dan menembus level sekitar 8.369,48 atau turun 6,8 persen.

Terjadinya panic selling disebabkan usai indeks global MSCI mengeluarkan peringatan keras bagi pasar modal Indonesia terkait dengan aturan free float. Padahal indeks MSCI menjadi salah satu patokan utama bagi investor asing untuk masuk ke pasar saham Indonesia.

Dari penutupan Selasa, 27 Januari 2026, kemarin, penurunan yang sangat dalam terjadi akibat saham-saham memiliki market cap besar kompak turun. Dari 900-an saham yang ada di Bursa Efek Indonesia (BEI), sekitar 630 saham turun, 270 saham tidak bergerak, dan hanya sekitar 40 saham yang tampak hijau.
 


Sementara itu, tekanan jual terus terjadi sepanjang pagi hingga Rabu siang ini. Pada sesi siang tadi, IHSG ditutup pada level 8.321,2 atau turun 659,01 poin dengan persentase penurunan mencapai 7,34 persen.

Sekitar pukul 13.43 WIB, BEI sempat menghentikan perdagangan sementara atau trading halt karena IHSG mengalami penurunan lebih dari 8 persen. Bahkan, ketika kembali dibuka 30 menit kemudian, IHSG terus merosot semakin dalam.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Diva Rabiah)