Pendidikan di Aceh Tamiang Kembali Berjalan Pascabanjir

5 January 2026 18:57

Jakarta: Aktivitas pendidikan di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, mulai kembali berjalan setelah sempat terhenti hampir dua bulan akibat banjir bandang dan tanah longsor. Meski masih dibayangi keterbatasan sarana dan prasarana, sekolah-sekolah terdampak berupaya memastikan proses belajar mengajar tetap berlangsung dengan aman dan bertahap.

Sebanyak 691 siswa kelas X hingga XII SMA Negeri 4 Kejuruan Muda Aceh Tamiang kembali mengikuti kegiatan belajar di sekolah. Namun, akses menuju lingkungan sekolah masih dipenuhi lumpur dan diperkirakan baru dapat dibersihkan secara optimal dalam sepekan ke depan. Kondisi tersebut membuat pihak sekolah menerapkan pola pembelajaran yang menyesuaikan situasi lapangan dan faktor cuaca.

Pihak sekolah menyampaikan bahwa pada tahap awal, kegiatan belajar difokuskan pada masa adaptasi dan pemulihan mental siswa. Pembelajaran dilakukan secara ringan dengan pendekatan psikososial, mengingat sebagian besar warga sekolah turut terdampak bencana. Guru juga mengajak siswa untuk berbagi pengalaman selama bencana sebagai bagian dari proses pemulihan trauma.
 


Meski dalam keadaan sulit, semangat para siswa untuk kembali bersekolah tetap tinggi. Mereka mengaku antusias bisa kembali bertemu teman-teman setelah lama tidak menjalani aktivitas belajar akibat bencana. Para siswa juga mengungkapkan rasa haru melihat kondisi sekolah yang masih dalam tahap pemulihan.

Pada hari pertama masuk sekolah, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti turut hadir dan bertindak sebagai pembina upacara di SMA Negeri 4 Kejuruan Muda. Dalam amanatnya, Mendikdasmen memberikan motivasi kepada para siswa agar tetap optimistis dan tidak menyerah dalam meraih cita-cita meski sempat terdampak bencana alam.

Selain memberikan dukungan moril, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah bagi para siswa terdampak. Kehadiran pemerintah pusat diharapkan dapat mempercepat pemulihan sektor pendidikan serta memastikan hak belajar anak-anak di daerah bencana tetap terpenuhi.

Kementerian menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi sekolah-sekolah terdampak bencana, khususnya di Aceh Tamiang, agar proses pendidikan dapat kembali berjalan secara normal dan berkelanjutan. 


(Farouq Faza Bagjawan Alnanto)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Diva Rabiah)