Menhaj: Persiapan Haji 2026 Hampir 100 Persen

15 April 2026 20:36

Kementerian Haji dan Umrah menyatakan kesiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 sudah hampir rampung sepenuhnya. Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa progres persiapan saat ini telah mendekati 100 persen dan mulai memasuki tahap pengecekan akhir. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh skema layanan, mulai dari akomodasi hingga transportasi, siap dioperasikan sebelum jemaah haji gelombang pertama bertolak ke Arab Saudi.

Dalam keterangannya di Kantor Staf Presiden, pria yang akrab disapa Gus Irfan ini membeberkan rincian kesiapan hotel bagi jemaah. Di Makkah, pemerintah telah menyiapkan 177 hotel yang tersebar di lima wilayah strategis.

"Semua sudah tersiapkan. Akomodasi jemaah di Makkah meliputi 177 hotel di daerah Jarwal, Misfalah, Raudhah, Syisya, dan Aziziyah," ujar Gus Irfan.

Sementara itu, untuk di Madinah, pemerintah menyediakan 100 hotel yang seluruhnya berlokasi di wilayah Markaziyah. Lokasi ini dipilih agar jemaah tidak memerlukan kendaraan tambahan untuk mencapai Masjid Nabawi karena jaraknya yang sangat dekat.
 

Baca juga:
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026

Biaya Penerbangan Ditanggung Pemerintah

Terkait isu pembengkakan biaya penerbangan yang diperkirakan mencapai Rp1,77 triliun, Menteri Irfan menyebut angka tersebut masih bersifat batas maksimal dan belum final. Ia optimistis biaya tersebut masih bisa ditekan seiring dengan tren penurunan harga Avtur dunia dalam beberapa hari terakhir.

"Insyaallah angka itu bisa turun lagi karena mereka (maskapai) mengajukan berdasarkan nilai harga Avtur. Kami masih melakukan negosiasi dengan maskapai dari Indonesia maupun Arab Saudi," tambahnya.

Gus Irfan juga memastikan bahwa jika terdapat kenaikan biaya penerbangan dibandingkan tahun sebelumnya, selisih tersebut akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah. Hal ini sesuai dengan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto agar tidak menambah beban finansial bagi para jemaah.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)