5 May 2026 21:21
Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas usai Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan terhadap dua kapal kargo di perairan antara pesisir Oman dan Iran pada Selasa, 5 Mei 2026. Insiden mematikan ini dilaporkan merenggut nyawa setidaknya lima orang penumpang yang berada di dalam kapal tersebut.
Pemerintah Iran secara tegas membantah narasi militer Washington yang mengklaim bahwa serangan tersebut ditujukan kepada enam kapal cepat milik Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Teheran menuding Amerika Serikat telah melakukan agresi yang melanggar hukum internasional karena secara serampangan menembaki kapal-kapal komersial.
Investigasi Mengungkap Fakta Kapal Sipil
Berdasarkan laporan dari Kantor Berita Tasnim, hasil investigasi awal di lapangan menunjukkan fakta yang bertolak belakang dengan klaim militer AS. Pasukan Amerika dikonfirmasi menyerang dan melepaskan tembakan ke arah dua kapal kargo berukuran kecil yang tengah berlayar mengangkut barang-barang logistik milik warga sipil.
| Baca juga: AS-Iran Saling Lancarkan Serangan Baru Berebut Kendali Selat Hormuz |