Penumpang MV Hondius Dipulangkan dari Tenerife dengan Protokol Ketat

11 May 2026 00:32

Operasi evakuasi besar-besaran terhadap penumpang kapal pesiar MV Hondius resmi dimulai di Bandara Tenerife, Kepulauan Kanari, Spanyol. Setelah sempat tertahan di Samudra Atlantik akibat wabah hantavirus yang menewaskan tiga orang, para penumpang dari berbagai negara kini mulai diterbangkan pulang ke negara masing-masing dengan pengawalan medis yang sangat ketat.

Kapal pesiar tersebut akhirnya diizinkan bersandar di Tenerife pada 10 Mei 2026, setelah sebelumnya sempat ditolak di beberapa pelabuhan. Proses evakuasi ini melibatkan koordinasi internasional lintas negara guna memastikan rantai penularan virus tidak menyebar ke wilayah daratan.

Protokol Karantina Berlapis bagi Penumpang Prancis

Penumpang asal Prancis dan Kanada menjadi salah satu rombongan awal yang terlihat bersiap di landasan pacu. Pemerintah Prancis menerapkan prosedur kesehatan yang sangat rigid bagi warganya. Sebanyak lima penumpang pertama yang dipulangkan pada hari Minggu akan langsung dirawat di rumah sakit selama 72 jam untuk pemantauan intensif.

Setelah masa observasi rumah sakit selesai, mereka diwajibkan menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing selama 45 hari. Langkah ini diambil mengingat masa inkubasi hantavirus yang cukup panjang dan risiko penularan yang masih dikaji oleh para ahli kesehatan global.

Mobilisasi Pesawat Evakuasi Berbagai Negara

Sejumlah negara maju telah mengerahkan armada khusus untuk menjemput warga negara mereka yang terjebak dalam krisis kesehatan di kapal pesiar tersebut. Amerika Serikat menjadwalkan penerbangan bagi warganya untuk kemudian menjalani karantina di pusat medis khusus di Nebraska, sementara pemerintah Belanda menyiapkan penerbangan charter guna mengevakuasi 29 orang yang terdiri dari warga negaranya dan sejumlah warga asing.

Langkah serupa diambil oleh Inggris yang akan langsung merawat penumpang serta awak pesawat di rumah sakit untuk observasi setibanya mereka di tanah air. Selain itu, Australia mengirimkan pesawat yang diperkirakan tiba pada Senin mendatang untuk mengevakuasi warga negara Australia dan Selandia Baru. Adapun Norwegia berperan dalam mengoperasikan pesawat ambulans milik Uni Eropa yang didukung personel terlatih guna mengangkut pasien dengan risiko infeksi tinggi.

Kronologi Krisis Kesehatan MV Hondius

Krisis kesehatan di atas kapal MV Hondius bermula saat kapal melakukan perjalanan ekspedisi dari Ushuaia, Argentina, menuju Tanjung Verde pada awal Mei 2026. Wabah mulai terdeteksi di tengah pelayaran Samudra Atlantik, menyebabkan situasi mencekam di atas kapal setelah tiga orang dilaporkan meninggal dunia.

Hantavirus biasanya ditularkan melalui tikus, tapi temuan di MV Hondius memicu kekhawatiran adanya penularan antarmanusia dalam lingkungan kontak dekat. Hingga saat ini, otoritas kesehatan Spanyol dan WHO terus memantau situasi di Tenerife untuk memastikan proses pemulangan seluruh penumpang berjalan aman tanpa kebocoran protokol kesehatan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)