Nanjing: Ramadan tahun ini terasa istimewa bagi umat muslim Indonesia yang tinggal di Tiongkok, khususnya di Kota Nanjing. Kota yang dikenal sebagai salah satu pusat sejarah dan budaya di negeri Tirai Bambu ini, menjadi salah satu tempat tinggal bagi banyak mahasiswa internasional, terutama dari Indonesia.
Di tengah kesibukan aktivitas perkuliahan dan pekerjaan, umat muslim di Nanjing tetap menjalankan ibadah
puasa serta menjaga kebersamaan selama bulan suci Ramadan.
Salah satu tempat yang menjadi pusat kegiatan umat muslim di kota ini adalah Masjid Jinju, yang berada di kawasan Sanshanjie. Masjid bersejarah ini telah berdiri sejak masa Dinasti Ming. Hingga kini menjadi salah satu masjid tertua, sekaligus pusat aktivitas keagamaan bagi komunitas muslim di Nanjing.
Menjelang waktu berbuka puasa, para jemaah mulai berdatangan ke halaman masjid. Suasana terasa hangat dan penuh kebersamaan ketika azan magrib berkumandang, para jemaah terlebih dahulu melakukan buka puasa ringan dengan teh jeruk dan kurma sebelum melaksanakan salat magrib berjamaah di dalam masjid.
Setelah menunaikan salat magrib, para jemaah kembali berkumpul untuk melanjutkan buka puasa bersama. Berbagai hidangan disajikan, termasuk beberapa makanan khas China yang halal.
Momen ini menjadi kesempatan bagi para jemaah dari berbagai negara untuk saling berbagi cerita, mempererat silaturahmi, dan merasakan kehangatan kebersamaan selama bulan Ramadan.