Harga Emas Antam Menguat, Warga Ramai Lakukan Buyback

13 January 2026 19:04

Harga emas kembali mencatatkan sejarah baru pada awal tahun 2026. Tren kenaikan logam mulia terus berlanjut hingga menembus angka psikologis baru di atas Rp2,6 juta per gram.

Berdasarkan pantauan pada Selasa 13 Januari 2026, harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menyentuh level Rp2.652.000 per gram. Angka ini melonjak sebesar Rp21.000 jika dibandingkan dengan perdagangan hari sebelumnya yang berada di posisi Rp2.631.000 per gram.

Kenaikan ini didorong oleh sentimen global yang kuat, mulai dari kebijakan penurunan suku bunga, meningkatnya ketegangan geopolitik, hingga melemahnya kepercayaan investor terhadap Dolar Amerika Serikat (AS).
 

Baca juga:
Mulai Rp1,4 Juta, Ini Penampakan Emas Antam Edisi Imlek 2026

Lonjakan harga yang fantastis ini ternyata direspons berbeda oleh masyarakat. Di tingkat pedagang emas di kawasan Jakarta Pusat, transaksi pembelian justru mengalami penurunan. Sebaliknya, banyak warga yang memanfaatkan momen ini untuk menjual kembali (buyback) simpanan emas mereka demi mengambil keuntungan atau memenuhi kebutuhan.

"Kalau untuk penjualan (daya beli masyarakat) cenderung turun hari ini. Orang justru lebih banyak yang menjual emasnya, mungkin karena kebutuhan," ungkap Daniel, salah satu pedagang emas di Jakarta Pusat.

Daniel menambahkan, pola investasi masyarakat kini mulai bergeser. Jika sebelum pandemi penjualan perhiasan dan logam mulia seimbang, kini masyarakat yang memiliki dana lebih cenderung memilih logam mulia batangan.

"Kalau dananya ada, mending ke logam mulia. Tapi kalau mau simpan uang di emas namun dana terbatas, bisa pilih perhiasan dengan pecahan kecil dulu," saran Daniel.

Tren bullish emas ini diprediksi masih akan menjadi primadona investasi di tahun 2026, mengingat ketidakpastian ekonomi global yang masih membayangi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)