BMKG Catat 2.768 Gempa Susulan di NTT

19 August 2026 16:29

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat 2.768 gempa susulan terjadi pascagempa magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur pada Sabtu 15 Agustus 2026. 

Berdasarkan data BMKG hingga Rabu, 19 Agustus pagi, gempa susulan paling tinggi bermagnitudo 6,2. Sementara yang terkecil magnitudo 1,1. 

"Terhitung pada tanggal 19 Agustus hari ini pukul 05.00, total gempa bumi susulan itu 2.768. Magnitudo terbesar adalah 6,2, yang terkecil adalah 1,1. Kemudian magnitudo di atas 5 yang cukup kita jadikan perhatian itu ada 24 dan gempa susulan yang dirasakan adalah 81," ujar Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dalam tayangan Headline News Metro TV, Rabu 19 Agustus 2026. 

Meskipun frekuensi gempa saat ini masih fluktuatif, BMKG memperkirakan aktivitas gempa susulan membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat pekan untuk menunjukkan kondisi yang lebih stabil. 


"Nah, ini kami melihat bahwa sudah ada tren yaitu peluruhan gempanya, diperkirakan dalam tiga sampai empat minggu nanti gempa akan meluruh hingga kondisi akan kembali dalam keadaan normal. Karena ini gempanya cukup besar, 7,7 magnitudo, jadi diperlukan waktu yang lebih panjang untuk peluruhan hingga gempa susulan akan berakhir," ucapnya. 

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh terhadap informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. BMKG akan terus memantau dan memberikan kabar terbaru.

"Kami dari BMKG ada di setiap daerah di sana untuk terus memantau. Saat ini, informasi potensi gempa susulan juga sudah bisa diakses secara luas oleh masyarakat di berbagai pusat aktivitas dan perkantoran agar semua pihak dapat memahami situasi yang sedang terjadi," katanya. 

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X