Kolaborasi Dirgantara Indonesia-BIJB, Pengembangan Pesawat N219 Difokuskan di Kertajati

17 July 2026 13:39

PT Dirgantara Indonesia dan PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) secara resmi menandatangani MoU di kantor Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan di Jakarta. Kerja sama ini diarahkan untuk mengakselerasi kawasan industri kedirgantaraan di Bandara Kertajati dengan fokus utama mengoptimalkan pengembangan pesawat N219.

Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menjelaskan, pesawat N219 akan diprioritaskan pada rute perintis di daerah terpencil dengan geografis yang sulit.

“Produksi nasional yaitu N219. Ini pesawat yang bisa dikatakan ideal untuk kebutuhan rute penerbangan perintis di kondisi geografi yang juga menantang. Bisa digunakan di Papua, di Kalimantan dengan gunung-gunung, hutan yang lebat. Memang tidak terlalu besar, tapi justru taktis dan manuvernya bisa lincah,” ujar AHY, dikutip dari tayangan Corporate Update Metro TV, Jumat, 17 Juli 2026


Selain pasar domestik, AHY menyebut pesawat ini juga dibidik untuk ekspor ke negara-negara di Asia Pasifik hingga Afrika.

“Tentu bukan hanya menyasar pasar dalam negeri, tapi tadi saya menyampaikan ada potensi luar biasa untuk industri aviation di Asia Pasifik dan juga Afrika,” jelas AHY.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari transformasi Bandara Kertajati menjadi pusat industri kedirgantaraan nasional yang direstui oleh Presiden Prabowo Subianto. Untuk membangun ekosistem dirgantara sipil maupun militer tersebut, pemerintah akan menerapkan strategi ganda.

Kota Bandung tetap dijadikan sebagai sentra inovasi PT DI. Sementara Kertajati akan difokuskan sebagai hub operasional, seperti perakitan akhir, MRO, serta manufaktur.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X