13 August 2022 14:10
Usai mendadak diberhentikan sebagai pengaraca Bharada E, Deolipa Yumara meminta fee sebesar Rp15 triliun atas jasanya sebagai pengacara yang ditunjuk negara. Sejak menjadi pengacara Bharada E pada 6 Agustus 2022 baik Deolipa dan Boerhanuddin sering bicara blak-blakan seputar pemeriksaan Bharada E yang menjadi fakta baru untuk mengungkap kasus ini.
Menurutnya uang Rp15 triliun itu akan digunakannya untuk foya-foya. Deolipa akan membagikan nominal tersebut ke banyak pihak, termasuk anggota polisi dan keluarga korban. Sementara dirinya tidak akan mengambil sepeserpun.
"Saya akan foya-foya dari Rp15 triliun itu begini. Saya akan bagi Rp3 triliun pada semua petani-petani di Indonesia, Rp3 triliun akan dibagikan ke media massa, Rp3 triliun akan dibagikan ke orang-orang susah di Indonesia, Rp3 triliun saya akan bagikan ke seluruh anggota polisi, dan Rp3 triliun lagi akan saya kasih ke keluarga korban dan pihak-pihak yang dirugikan dari kasus ini. Sedangkan, saya akan mengambil nol rupiah. Uang tersebut akan saya bagi-bagi dan untuk foya-foya," ucap Deolipa Yumara, Sabtu (13/8/2022).