NEWSTICKER

CCCI Rilis Laporan CSR Perusahaan Tiongkok di RI

31 October 2022 09:13

Laporan ini merupakan laporan tanggung jawab sosial (CSR) perusahaan Tiongkok di Indonesia yang pertama kali dirilis secara resmi oleh China Chamber Of Commerce In Indonesia (CCCI) berdasarkan pengumpulan data, wawancara perusahaan, serta kuesioner ekstensif terkini dari periode tahun 2020-2022, untuk menggambarkan kegiatan dan kinerja perusahaan Tiongkok dalam memenuhi tanggung jawab sosial mereka.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa perusahaan Tiongkok sangat mementingkan kerja sama dan secara aktif menciptakan lapangan kerja untuk memperkuat pengembangan bakat lokal. Aktif berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi dan peningkatan industri Indonesia serta mengabdikan diri untuk kegiatan kesejahteraan masyarakat, dan berkontribusi kepada ribuan masyarakat setempat melalui aksi nyata.

Dubes Tiongkok, Lu Kang mengatakan perusahaan-perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) Tiongkok selama ini aktif membaur dengan masyarakat setempat, memenuhi tanggung jawab sosial mereka, serta memberikan sumbangsih penting terhadap perkembangan ekonomi sosial Indonesia. Lu Kang berharap dengan dirilisnya laporan ini, masyarakat Indonesia dapat memiliki pemahaman lebih banyak, lebih intuitif dan lebih komprehensif terhadap kisah-kisah perusahaan PMA Tiongkok di Indonesia.

Sementara itu, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan tentang sejumlah kemajuan dari kerjasama Tiongkok dan Indonesia, melalui hubungan yang terus berkembang dan saling menguntungkan. Luhut juga mengatakan bahwa akhir-akhir ini kedua negara telah mengintegrasikan inisiatif "Satu Sabuk Satu Jalan” dan konsep Poros Maritim Global secara mendalam, dan telah meraih nyata dari kerja sama yang saling menguntungkan tersebut.

Wakil Ketua CCCI Liu Cheng mengatakan, laporan CSR tersebut mencerminkan keinginan dan praktik nyata perusahaan-perusahaan PMA Tiongkok dan masyarakat setempat untuk saling membantu dan bekerja bahu-membahu demi memajukan pembangunan sosial Indonesia. Program kerja ini diharapkan dapat diteruskan agar menjadi “kartu nama yang bersinar” bagi perusahaan-perusahaan PMA Tiongkok di Indonesia. 

Sementara itu, Umi selaku Kepala Panti Asuhan Mandiri juga berbagi kisah tentang perusahaan PMA Tiongkok yang memberikan sumbangan dan bantuan tanpa pamrih kepada panti asuhan untuk mengatasi berbagai kesulitan. Umi juga menghadiahkan lukisan tentang persahabatan Tiongkok-Indonesia karya anak-anak panti asuhan kepada Lu Kang, Luhut Binsar Pandjaitan dan Liu Cheng.