12 February 2023 20:06
Pasca-gempa Turki M 7,8, tim gabungan dari seluruh dunia yang telah tiba terus berupaya untuk mencari korban yang masih selamat di reruntuhan gedung. Relawan rescue asal Indonesia, Eko Sulistio mengungkapkan bahwa proses evakuasi terkendala cuaca dingin dan jumlah personel lebih sedikit.
"Terasa lebih dingin, itu tantangannya. Kalau malam, jumlah orangnya lebih berkurang, padahal di malam hari jumlah korban lebih bisa terdengar," ujar Relawan Rescue RI, Eko Sulistio di Turki.
Menurut Eko, tim rescue lebih mudah untuk menemukan korban, karena suasana menjadi hening dibandingkan di waktu lain. Namun, cuaca di Turki yang dingin menjadi kendala dalam proses evakuasi.
Sebelumnya, Indonesia menjadi salah satu negara yang mengirimkan tim penyelamat untuk membantu proses evakuasi korban gempa di Turki. Sebanyak 10 personel ditempatkan di Gaziantep, Turki.