13 August 2024 23:05
Jakarta: Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat menantang Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk berkoalisi mengusung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pilgub DKI Jakarta 2024. Namun Djarot juga mengakui di internal PDIP ada suara yang ingin mengusung Anies.
Djarot mengakui PDIP tidak bisa maju di Pilgub DKI Jakarta sendirian lantaran tidak cukup kursi karena hanya mendapat 15 kursi di DPRD Jakarta di Pileg 2024. PDI Perjuangan menyodorkan nama Ahok dan Rano Karno yang memiliki pengalaman menjadi kepala daerah.
Djarot menyebut partainya juga sudah membangun komunikasi dengan PKB untuk memenuhi syarat mengusung cagub DKI Jakarta.
"PDI Perjuangan sudah membangun komunikasi dengan partai-partai, misalkan dengan PKB. Karena PDI Perjuangan perlu tujuh kursi lagi, PKS juga butuh empat kursi lagi. Berani enggak PKS mengusung Pak Ahok?," sebut Djarot kepada wartawan, Selasa, 13 Agustus 2024.
Sementara soal adanya suara internal PDI Perjuangan yang ingin mengusung Anies Baswedan menurutnya itu hal yang wajar dan diperbolehkan di PDI Perjuangan. Masih banyak kemungkinan nama yang akan diusung oleh PDIP di Pilgub DKI Jakarta 2024.
"Ada suara di kita, kita mendukung Pak Anies, boleh saja. Banyak kemungkinan, tapi permasalahannya kursinya cukup atau tidak," tutup Djarot.