4 August 2020 13:08
Pihak keluarga pembuat konten prank daging kurban berisi sampah di Palembang, Sumatera Selatan, mengaku bahwa video tersebut setting-an untuk kepentingan konten. Meski demikian, Polrestabes Palembang tetap melanjutkan proses hukum dan tetap menahan dua orang tersangka.