12 October 2022 20:19
Ketua TGIPF tragedi Kanjuruhan Mahfud MD mengatakan, saling lempar tanggung jawab antar pihak yang terlibat dalam tragedi Kanjuruhan merupakan bukti kacaunya persepakbolaan nasional. Menurut Mahfud, masing-masing pihak berlindung di balik aturan formal. Oleh karena itu, tim pencari fakta akan berupaya mencari keadilan dan kebenaran substantif di balik tragedi kanjuruhan.
Karenanya, dalam rekomendasi yang akan disampaikan kepada presiden Jumat (14/10/2022) besok, Mahfud mengatakan tim pencari fakta akan mengedepankan pencarian keadilan substantif dari tragedi Kanjuruhan.
Sebelumnya, Juru Bicara PSSI Ahmad Riyadh mengungkapkan PSSI sudah bersikap koperatif ketika dipanggil oleh tim pencari fakta. PSSI kini menyerahkan sepenuhnya hasil rekomendasi tersebut kepada TGIPF dan berharap rekomendasi itu menghasilkan perbaikan bagi sepak bola nasional.
Hasil penyelidikan sementara TGIPF menyebutkan, terdapat berbagai dugaan pelanggaran yang mengakibatkan tewasnya para penonton usai laga Arema vs Persebaya. Pertama adalah penggunaan gas air mata yang sudah kedaluarsa, adanya desakan untuk tidak memajukan jadwal pertandingan ke sore hari hingga pencetakan tiket yang melebihi kapasitas stadion.