16 March 2026 23:31
Pemerintah memperkirakan total pergerakan mobilitas masyarakat selama masa libur Lebaran 2026 akan menyentuh angka masif, yakni 143,9 juta perjalanan. Puncak kepadatan arus mudik diprediksi terus meningkat secara signifikan seiring semakin dekatnya hari raya Idulfitri.
Di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, antrean calon penumpang dengan jadwal keberangkatan malam hari mulai terlihat memadati berbagai sudut area stasiun. Lima daerah yang tercatat sebagai tujuan terfavorit para pemudik tahun ini meliputi Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, dan Purwokerto.
Humas Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat ada 51.696 orang yang telah diberangkatkan dari Stasiun Pasar Senen pada hari ini. Secara kumulatif, jumlah tiket kereta yang sudah terjual untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April telah mencapai 721.202 lembar.
Masyarakat yang berencana mudik di menit-menit akhir masih berpeluang membeli sisa tiket yang tersedia kapan saja melalui aplikasi Access by KAI. Bagi penumpang yang ingin melakukan pembelian secara langsung (go show) di stasiun, transaksi harus dilakukan maksimal tiga jam sebelum jadwal keberangkatan.
"Untuk periode 17 Maret sampai dengan 1 April 2026, ketersediaan tiket masih cukup banyak, 300 lebih tiket masih tersedia. Jadi, bagi masyarakat yang akan mudik di masa tersebut bisa segera merencanakan perjalanannya dengan baik dan segera memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI," ujar Humas Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo.
Para calon penumpang di Stasiun Pasar Senen juga diimbau dengan tegas untuk selalu mengawasi barang bawaan mereka selama berada di tengah keramaian. Peringatan ini dikeluarkan menyusul banyaknya laporan mengenai barang bawaan pemudik yang hilang atau terjatuh.
Volume Kendaraan ke Tegal Meroket
Beralih ke Jawa Tengah, arus lalu lintas di jalur arteri Kota Tegal pada malam hari terpantau masih mengalir ramai lancar. Tren pergerakan pemudik di kawasan strategis penghubung Brebes dan Semarang ini terpantau jauh lebih padat pada siang hari.
Dinas Perhubungan Kota Tegal mencatat adanya lonjakan pergerakan yang sangat signifikan pada volume kendaraan roda dua maupun roda empat dari arah Jakarta. Sebanyak 35.631 kendaraan telah memasuki batas Kota Tegal, menandai kenaikan drastis hingga 156 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Peningkatan serupa juga terjadi pada arus kendaraan dari arah Semarang yang menyentuh angka 28.500 unit, atau melonjak sekitar 101 persen. Menggembirakannya, waktu tempuh perjalanan dari Jakarta menuju Tegal via jalan tol saat ini masih sangat lancar dan hanya memakan waktu sekitar empat hingga lima jam.
Untuk mengantisipasi ledakan jumlah pemudik di titik rawan seperti stasiun dan terminal, petugas gabungan telah menerjunkan ratusan personel pengamanan. Pemerintah Kota Tegal bersama kepolisian juga telah mematangkan sejumlah skenario rekayasa lalu lintas darurat jika terjadi kemacetan fatal di kemudian hari.