15 January 2026 12:53
Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan membuka program magang di luar negeri menargetkan 500.000 mahasiswa atau lulusan baru pada 2026. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman profesional internasional sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di kancah global.
Program magang ini mencakup berbagai negara tujuan di kawasan Eropa, Asia, hingga Australia. Selain bertujuan meningkatkan kompetensi teknis, langkah ini juga dilakukan untuk mendorong mahasiswa dan sarjana baru agar mahir dalam penguasaan bahasa asing.
Merespons program pemerintah tersebut, sejumlah perguruan tinggi mulai menjalin kerja sama strategis dengan perusahaan global. Salah satunya adalah Universitas Islam As-Syafi'iyah (UIA) yang baru saja menandatangani kesepakatan dengan dua perusahaan asal Taiwan dan Singapura. Sebelumnya, UIA juga telah menjalin kerja sama serupa dengan negara-negara seperti Jepang, Thailand, dan Yordania.
| Baca juga: Program Paket Ekonomi Berlanjut di 2026, Apa Saja? |