23 February 2026 12:38
Jakarta: Berpuasa bukan berarti harus menghentikan aktivitas fisik sepenuhnya. Namun, memilih waktu yang kurang tepat untuk berolahraga justru bisa membuat tubuh cepat lelah, pusing, hingga berisiko dehidrasi.
Karena itu, memahami timing yang ideal menjadi kunci agar tetap bugar selama menjalani puasa.
Berikut tiga waktu yang dinilai paling aman dan efektif untuk berolahraga saat puasa:
Pada periode ini, cadangan energi memang mulai menurun, tetapi risiko lemas bisa segera diatasi karena waktu makan sudah dekat. Jenis olahraga yang disarankan adalah intensitas ringan hingga sedang, seperti jalan cepat, stretching, yoga, atau latihan bodyweight ringan. Setelah selesai, tubuh bisa langsung mendapatkan asupan cairan dan nutrisi saat berbuka.
Pada fase ini, tubuh sudah memperoleh energi dan cairan yang cukup sehingga lebih siap melakukan aktivitas fisik seperti latihan beban, kardio, atau olahraga di gym. Namun, penting untuk tidak berolahraga terlalu dekat dengan waktu tidur agar kualitas istirahat tetap terjaga.
Intensitas sebaiknya tetap dijaga agar tidak terlalu berat, mengingat tubuh masih harus menjalani puasa sepanjang hari. Aktivitas seperti peregangan atau jalan santai bisa membantu menjaga metabolisme tetap aktif.
Selain memilih waktu yang tepat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Hindari olahraga berat di siang hari, terutama saat cuaca panas, karena risiko dehidrasi lebih tinggi. Pastikan juga kebutuhan cairan terpenuhi saat sahur dan berbuka, serta konsumsi makanan dengan gizi seimbang untuk menjaga stamina.
Dengan pengaturan waktu dan intensitas yang tepat, puasa tidak menjadi penghalang untuk tetap aktif. Kuncinya adalah mendengarkan sinyal tubuh dan menyesuaikan aktivitas secara bijak agar kesehatan tetap terjaga sepanjang bulan puasa.
Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.
(Calista Vanis)