.,
Satrio Adi Putranto • 19 January 2026 19:22
Meski banjir mulai berangsur surut, sejumlah titik di Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar) masih tergenang air. Salah satunya berada di Desa Karangraharja. Aktivitas warga di wilayah tersebut belum sepenuhnya normal dan petugas masih melakukan pemantauan di lokasi.
Ketinggian air di Desa Karangraharja pada Senin, 19 Januari 2026, pagi, sudah lebih rendah dibanding hari sebelumnya. Pada Minggu, ketinggian banjir sempat mencapai lebih dari satu meter. Saat ini, genangan air diperkirakan berada di kisaran 60 sentimeter (cm)
Banjir diketahui mulai surut sekitar pukul 03.00 hingga 04.00 WIB. Aktivitas warga perlahan mulai pulih. Sebagian warga tampak membersihkan lumpur dan material sisa banjir dari rumah mereka. Listrik juga sudah kembali menyala setelah sebelumnya dipadamkan untuk mencegah risiko korsleting akibat tingginya genangan air.
Banjir di wilayah ini diduga disebabkan oleh meluapnya debit air Sungai Kali Ulu yang kemudian mengalir ke permukiman penduduk. Hingga Senin, warga masih mendatangi posko bantuan untuk mendapatkan logistik dan makanan.
Desa Karangraharja diketahui memiliki sekitar 10 ribu kepala keluarga, meski tidak semuanya terdampak banjir. Pemerintah daerah dan pusat telah menyalurkan bantuan, termasuk dua dapur lapangan yang dibuka Polda Metro Jaya dan posko logistik dari BNPB.
Kebutuhan dasar para warga terdampak disebut sudah dapat dipenuhi melalui bantuan tersebut. Meskipun kondisi mulai membaik, masyarakat tetap diimbau untuk waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat kembali meningkatkan debit air.