Ikon Musik Dunia Hadiri Prosesi Pemakaman Bassist Mani Mounfield

26 December 2025 17:12

Jakarta: Kabar duka menyelimuti industri musik internasional menyusul berpulangnya Gary ‘Mani’ Mounfield, mantan pemain bas (bassist) band legendaris The Stone Roses. 

Mani mengembuskan napas terakhirnya pada usia 63 tahun setelah berjuang melawan komplikasi saluran pernapasan yang disebabkan oleh Emfisema (kerusakan pada kantong udara di paru-paru). 

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi penggemar aliran Madchester (aliran musik yang memadukan rock alternatif, psychedelic, dan budaya dansa asal Manchester).

Pada 22 Desember 2025, ribuan pelayat terpantau memadati area Katedral Manchester untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sang musisi. Suasana haru menyelimuti lokasi saat iring-iringan jenazah tiba di gedung gereja bersejarah tersebut. Prosesi pemakaman ini tidak hanya dihadiri oleh pihak keluarga, tetapi juga menjadi titik temu bagi para ikon besar dunia yang memiliki kedekatan personal maupun profesional dengan almarhum.

Deretan selebriti hadiri pemakaman Mani


Momen emosional terjadi ketika vokalis Oasis, Liam Gallagher, terlihat berada di barisan terdepan bersama para personel The Stone Roses untuk bahu-membahu mengangkat peti jenazah Mani. Selain tokoh musik, ikon sepak bola dunia David Beckham juga tampak hadir di tengah kerumunan pelayat. Kehadiran tokoh-tokoh besar ini menunjukkan betapa luasnya pengaruh dan rasa hormat yang dimiliki Mani sepanjang masa hidupnya di Inggris.

Sederet musisi papan atas lainnya seperti Paul Weller hingga Ian Brown turut hadir dengan mengenakan pakaian serba hitam sebagai tanda berkabung. Kehadiran para tokoh ini mengubah suasana katedral menjadi pertemuan simbolis bagi sejarah musik Britania Raya. Mereka berdiri bersama ribuan penggemar yang telah berkumpul sejak pagi hari demi memberikan salam perpisahan kepada sang legenda yang telah membentuk identitas musik generasi 90-an tersebut.


Desain peti jenazah


Salah satu detail yang mencuri perhatian publik adalah desain peti jenazah Mani yang dibuat sangat personal. Peti tersebut dirancang secara khusus dengan inspirasi dari sampul album pertama The Stone Roses yang sangat ikonik dengan motif percikan cat karya John Squire. 

Detail estetika ini dianggap sebagai bentuk penghargaan tertinggi terhadap kontribusi besar Mani dalam melahirkan karya-karya Masterpiece (karya agung yang luar biasa) yang tetap relevan hingga saat ini.

Kepergian Mani Mounfield dipandang sebagai kehilangan besar bagi sejarah perkembangan musik modern di dunia. Meskipun sang musisi telah tiada, karya-karyanya bersama The Stone Roses dan Primal Scream dipastikan akan selalu abadi di telinga para penggemar lintas generasi. 

Prosesi pemakaman ini menjadi bukti nyata bahwa warisan kreatif yang ditinggalkan Mani telah berhasil menyatukan banyak orang dari berbagai latar belakang dalam satu semangat penghormatan.

Saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.
(Muhammad Fauzan)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Wijokongko)