22 July 2026 15:03
Blue economy atau ekonomi biru kini menjadi perhatian serius Partai NasDem melalui sayap organisasinya, Garda Pemuda (GP) NasDem. Dalam momentum Kongres II yang digelar di Jakarta, GP NasDem menegaskan komitmennya untuk menjadikan sektor maritim sebagai motor penggerak ekonomi baru di Tanah Air.
Konsep ekonomi biru ini diyakini mampu memaksimalkan potensi kelautan dan perikanan nasional guna memberikan keuntungan ekonomi yang merata bagi masyarakat. Terutama nelayan sebagai ujung tombak.
Saat ini, sektor maritim menyumbangkan sekitar tujuh persen terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Pemerintah menargetkan angka ini melesat hingga 15 persen pada 2045, tepat saat momentum Indonesia Emas.
Sekretaris SC Kongres II Garda Pemuda NasDem, Cindy Monica Salsabila, menyatakan bahwa anak muda harus mengambil peran utama dalam mencapai target tersebut. Menurutnya, selama ini fokus pembangunan dan perhatian lingkungan anak muda masih terlalu bertumpu pada sektor daratan.
"Ini adalah momentum menyadarkan anak-anak muda, bahwa kita harus menyadari ekonomi ini tidak melulu datangnya dari daratan, dari hal-hal yang kita lihat sehari-hari, tetapi laut kita Indonesia yang memiliki dua per tiga perairan itu memiliki potensi yang luar biasa besar," ujar Cindy dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Rabu, 22 Juli 2026.
Ia juga menekankan pentingnya literasi laut, mengingat 50 hingga 70 persen oksigen dunia dihasilkan oleh laut melalui fitoplankton. "Apabila kita ingin mengoptimalisasikan blue ekonomi ini, maka kelestarian laut itu harus betul-betul kita jaga juga," tambahnya.