173 Calon Haji ESQ Tours Tiba di Makkah

15 May 2026 20:50

Sebanyak 173 calon haji khusus dari ESQ Tours akhirnya tiba di Kota Suci Makkah Al-Mukarramah untuk memulai rangkaian ibadah haji 2026. Para jemaah menjalani skema Haji Tamattu dengan mendahulukan ibadah umrah sebelum memasuki puncak pelaksanaan haji.

Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti perjalanan spiritual para calon jemaah haji sejak mengambil miqat di Masjid Bir Ali, Madinah. Di lokasi tersebut, jemaah melaksanakan salat sunah dan mengucapkan niat umrah yang dipandu langsung oleh mutowif.

Usai mengambil miqat, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Makkah menggunakan kereta cepat Haramain. Dengan waktu tempuh sekitar dua jam, para jemaah tiba di Kota Suci dan beristirahat sejenak di Hotel Hyatt Regency, sebelum menjalankan ibadah umrah di Masjidil Haram.

Tepat pukul 21.30 waktu setempat, calon jemaah berkumpul untuk menerima arahan ibadah dari pembimbing ESQ Tours, Ustaz Abdul Adzim Irsad, sebelum menuju Masjidil Haram.

Di pelataran Ka'bah, calon jemaah haji melaksanakan tawaf sebanyak tujuh putaran. Pembimbing Ibadah ESQ Tours, Ustaz Abdul Adzim Irsad menjelaskan tawaf bukan sekadar ritual fisik, tetapi bentuk pengabdian total kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

“Makna dari tawaf itu yaitu bentuk pengabdian kita kepada Allah Subhanahu wa ta'ala melalui keliling Ka'bah. Sama, salat itu juga bentuk pengabdian kita kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. Maka siapa yang bisa menjaga salat dengan baik dan juga sering melaksanakan tawaf, insyaallah itu ciri-ciri orang yang hajinya mabrur ketika pulang di tanah air,” ujar Ustaz Abdul Adzim dalam tayangan Newsline Metro TV, Jum'at 15 Mei 2026. 

Setelah tawaf dan berdoa di Multazam, jemaah melanjutkan prosesi sai dari Bukit Safa menuju Bukit Marwah. Dalam tausiyahnya, Ustaz Abdul Adzim menekankan makna perjuangan Siti Hajar yang menjadi simbol kesungguhan dan keteguhan hati.

"Dari Bukit Safa ke Marwah keduanya ini terus berjalan satu tempat ke tempat yang lain untuk apa? Mencari barangkali ada makanan atau minuman untuk diberikan kepada putranya. Nah dengan kesungguhan itu akhirnya Allah itu memberikan jawaban bahwa walaupun ditinggal seorang suami, kalau kuat jiwanya kalau zaman sekarang single parent tetap bisa mengantarkan keberhasilan putranya, Nabi Ismail AS," ucapnya. 

Ia menyebut kisah Siti Hajar mengajarkan bahwa usaha keras yang dibarengi niat baik akan menghasilkan keberhasilan. 

Rangkaian ibadah umrah ditutup dengan prosesi tahalul atau mencukur rambut sebagai tanda berakhirnya seluruh tahapan umrah.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)