Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengeluarkan imbauan resmi bagi seluruh warga ibu kota guna menghadapi sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Saat ini, sebaran abu vulkanik dilaporkan mulai menjangkau wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Melalui video yang diunggah di akun resmi media sosialnya, Pramono Anung meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan memprioritaskan aspek kesehatan serta keselamatan keluarga.
"Pemerintah Jakarta terus-menerus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, BMKG, dan instansi terkait. Seperti diketahui, saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada Level III atau Siaga," kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, dikutip dari tayangan Headline News Metro TV, Minggu, 6 September 2026.
Pramono menjelaskan bahwa arah sebaran abu vulkanik sangat dipengaruhi oleh kondisi angin. Oleh karena itu, pemantauan intensif terus dilakukan untuk melihat pergerakan abu yang kini telah menyebar ke beberapa wilayah di Indonesia, termasuk Jakarta.
Imbauan Langkah 5M
Untuk meminimalisir dampak kesehatan, Gubernur Pramono mengimbau warga melakukan langkah-langkah pencegahan yang disebut sebagai 5M:
- Memakai masker atau alat pelindung diri lainnya, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
- Menutup pintu dan jendela rumah dengan rapat.
- Menutup sumber air agar tidak terkontaminasi abu vulkanik.
- Membatasi aktivitas di luar ruangan, khususnya jika kondisi abu cukup pekat.
- Membersihkan abu dengan membasahinya terlebih dahulu agar partikel abu tidak terbang kembali ke udara.
Pantau Informasi Resmi
Selain langkah pencegahan fisik, warga juga diminta untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya (hoaks).
"Kami meminta warga Jakarta untuk memantau informasi dari kanal resmi Pemerintah Pusat, BMKG, Badan Geologi Kementerian ESDM, serta BPBD," lanjutnya.
Masyarakat juga disarankan untuk segera mengunjungi fasilitas kesehatan (faskes) terdekat apabila mengalami
gangguan pernapasan atau masalah penglihatan yang memburuk akibat paparan abu.
"Tetap waspada, lindungi diri dan keluarga. Mari bersama-sama jaga Jakarta dengan menjaga diri kita masing-masing," pungkas Pramono.