Tim Boccia dan Para Bulu Tangkis Indonesia Bidik Medali Emas di Asian Para Games 2026

15 October 2026 17:06

Kontingen Indonesia di ajang Asian Para Games 2026 langsung bergerak cepat mematangkan persiapan usai mendarat di Jepang. Sejumlah cabang olahraga (cabor), seperti boccia dan para bulu tangkis, telah menggelar latihan serta menjajal arena pertandingan demi mengamankan target medali emas untuk Merah Putih.

Tim Boccia Jajal Venue Nagoya City Gymnasium


Tim boccia Indonesia memanfaatkan sesi latihan selama 120 menit di Nagoya City Gymnasium untuk beradaptasi dengan karakter arena pertandingan. Sebanyak lima atlet yang diturunkan, yakni Muhammad Afrizal, Syafa Handayani, Felix Ardi Yudha, Muhammad Bintang Satria, dan Gisca Chaz Zayana, dilaporkan berada dalam kondisi prima dan siap bertanding.

Bermodal pencapaian pada kejuaraan-kejuaraan sebelumnya, tim boccia Indonesia memasang target memboyong satu medali emas, mengulang sukses pada edisi 2022 di Hangzhou. Koordinator pelatih boccia Indonesia, Islahuzzaman Nur Yadin, optimistis para atlet mampu mengamankan target tersebut di lima nomor yang diikuti.

"Sudah terbiasa ya, karena anak-anak sudah memang tryout-nya itu kan kita supaya lima nomor ini bisa kita raih dengan maksimal." kata Islahuzzaman, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Kamis, 15 Oktober 2026.
 


Para Bulu Tangkis Bidik 10 Medali, Waspadai India dan Malaysia


Sementara itu, tim para bulu tangkis Indonesia juga langsung menggelar latihan di Ichinomiya City Municipal Gymnasium meski sempat diguyur hujan. Atlet Subhan dan kawan-kawan berfokus menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan menjelang pertandingan resmi yang dijadwalkan mulai 16 Oktober mendatang.

Tim para-bulu tangkis Indonesia mematok target tinggi dengan membidik 10 medali, yang terdiri dari 2 medali emas, 2 perak, dan 6 perunggu. 

Pelatih para bulu tangkis, Jarot Hernowo, mengungkapkan bahwa India dan Malaysia menjadi dua negara pesaing utama yang paling diwaspadai. Meski demikian, Indonesia tetap mengandalkan nomor unggulan seperti ganda campuran (mix double), ganda putri, serta nomor baru ganda putra poin 8.

"Dengan perjalanan yang ada mereka sehat semuanya, oke. Terus tadi dengan semangatnya juga kita berangkat untuk latihan ini dan kebetulan lapangan juga enak. Dan peluang kami memang masih menjaga nomor utama kami yaitu di mix double dan kemudian juga ada di ganda putri, serta nomor yang unggulan juga tapi baru pertama kali akan dipertandingkan yaitu kelas ganda putra poin 8." ucap Jarot.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X