McKinsey Ungkap 5 Modal untuk Bawa Indonesia Jadi Negara Maju di 2045

20 October 2026 19:59

Jakarta: McKinsey & Company Indonesia mengungkap lima modal utama yang perlu dipersiapkan Indonesia untuk mencapai status negara berpendapatan tinggi atau high-income economy pada tahun 2045. Kelima modal tersebut mencakup modal finansial, kualitas sumber daya manusia, infrastruktur, kewirausahaan, serta kelembagaan dan regulasi.

McKinsey menilai ketahanan ekonomi Indonesia perlu terus diperkuat di tengah ketidakstabilan geopolitik dan ekonomi global. Penguatan tersebut juga membutuhkan perusahaan besar yang tangguh serta perusahaan menengah yang terintegrasi dalam rantai nilai global.

Managing Partner McKinsey & Company Indonesia, Khoon Tee Tan, mengatakan penguatan ketahanan ekonomi dan kualitas sumber daya manusia menjadi dua hal penting untuk menjaga momentum pertumbuhan Indonesia.

“Indonesia terus membangun resiliensinya dari sisi membangun jumlah perusahaan besar maupun perusahaan-perusahaan menengah yang juga terintegrasi ke dalam global value chain. Kemudian yang kedua, tetap mempertingkatkan human capital di Indonesia,” kata Khoon Tee Tan dalam tayangan Zona Bisnis Metro TV, Selasa 20 Oktober 2026. 

Adapun lima modal yang perlu dipersiapkan Indonesia meliputi financial capital, human capital, infrastructure capital, entrepreneurial capital, dan institutional capital.

Financial capital berkaitan dengan kebutuhan investasi dari dalam maupun luar negeri. Sementara itu, human capital mencakup penguatan pendidikan dasar dan peningkatan keterampilan atau reskilling untuk menghadapi perkembangan era digital.

Selanjutnya, infrastructure capital diperlukan untuk menekan biaya logistik dan meningkatkan keuntungan investasi. Adapun entrepreneurial capital berfokus pada upaya melahirkan pengusaha tangguh yang mampu bersaing di pasar global.

Modal kelima adalah institutional capital, yakni sistem dan regulasi bisnis yang mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

Selain mempersiapkan kelima modal tersebut, Indonesia perlu menjaga pertumbuhan ekonomi minimal 5,4 persen selama 20 tahun ke depan untuk mencapai status negara berpendapatan tinggi. Pertumbuhan itu juga perlu ditopang peningkatan produktivitas sebesar 60 persen dari kondisi saat ini.

President Director McKinsey & Company Indonesia, Phillia Wibowo, menegaskan pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya mengandalkan bonus demografi. Peningkatan produktivitas perlu menjadi bagian penting dari upaya Indonesia mencapai status high-income economy.

“Yang penting adalah pertumbuhan ekonomi harus dijaga 5,4 persen minimum selama 20 tahun ke depan. Dan tidak hanya angkanya 5,4 persen, komponennya itu harus lebih besar datang dari produktivitas,” ujar Phillia.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X