Kebakaran Hutan Pinus Gunung Lawu Capai 5 Hektare, Petugas Buat Sekat Lindungi Lahan Warga

28 September 2026 01:40

Lebih dari 5 hektare hutan pinus di Lereng Gunung Lawu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali terbakar. Banyaknya daun dan ilalang kering di musim kemarau membuat kobaran api terus meluas hingga merambat dan mendekati lahan pertanian milik warga sekitar.

“Perlu kita antisipasi dan kita pantau terus. Takutnya nanti kalau ada angin bisa menyala kembali. Upaya yang dilakukan petugas. Jadi kita yang pertama yang jelas kita selamatkan untuk lahan pertanian warga itu dengan cara tadi membuat ilaran supaya tidak merambat ke lahan pertanian,” kata Kapolsek Plaosan, AKP Agus Budi, dikutip dari tayangan Primetime News Metro TV, Minggu, 27 September 2026.

Berdasarkan laporan tayangan Primetime News Metro TV, dua titik api terpantau muncul di wilayah Kecamatan Sidorejo dan Kecamatan Plaosan, Magetan. Kebakaran hutan di kawasan lereng gunung ini dilaporkan telah berlangsung sejak hari Jumat dan belum berhasil dipadamkan sepenuhnya karena terkendala kondisi medan yang terjal serta sulit dijangkau.

Guna mengendalikan kobaran api, petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, bersama warga setempat dikerahkan ke lokasi dengan mengandalkan alat seadanya. Selain pemadaman fisik, petugas juga berfokus membuat ilaran atau sekat pembatas agar kobaran api tidak meluas ke area permukiman dan perkebunan warga.
 

 

Prioritas Penyelamatan Lahan Warga dan Antisipasi Angin Kencang


Petugas di lapangan menegaskan bahwa fokus utama penanganan saat ini adalah melokalisasi pergerakan api agar tidak merembet ke lahan pertanian masyarakat. Pemadaman dilakukan secara manual menggunakan alat kepiak api serta melakukan pembasahan tipis di sekitar area rawan.

"Dengan menggunakan alat kepiak api itu secara manual dan sedikit memberikan pembasahan kepada lahan di sekitar," ucap Agus.

Hingga saat ini, petugas gabungan masih disiagakan di sekitar lokasi untuk melakukan pemantauan ketat guna mengantisipasi potensi munculnya kembali titik api akibat tiupan angin kencang.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X