3 April 2026 17:28
Dalam rangka memperingati Jumat Agung, Gereja Katedral Jakarta kembali menggelar visualisasi Jalan Salib Kreatif yang dikemas melalui perpaduan drama, musik, dan tari. Tahun ini, pementasan terasa lebih mendalam dengan mengangkat perspektif Rasul Petrus dalam kisah sengsara Yesus Kristus.
Ratusan umat Katolik memadati area Katedral sejak Jumat pagi, 3 April 2026, untuk menyaksikan visualisasi bertema "Lux in Nihilo" yang berarti terang dalam ketiadaan atau kegelapan. Tema ini menggambarkan pergulatan batin manusia dalam menghadapi penderitaan dan kehilangan harapan.
Berbeda dari tahun sebelumnya, kisah sengsara Kristus kali ini ditampilkan dari sudut pandang Rasul Petrus, murid yang dekat dengan Yesus, namun sempat menyangkal-Nya. Pesan utama yang ingin disampaikan adalah tentang pengampunan dan kesempatan untuk bangkit dari kehampaan diri.
Pembina Orang Muda Katolik (OMK) Katedral, Romo Yohanes Deodatus S.J., menjelaskan bahwa visualisasi ini menyoroti sisi manusiawi dalam menghadapi penderitaan.
“Dalam ketakutan dan tekanan, manusia bisa saja menyangkal dan menjauh dari Tuhan. Itulah pesan utama yang ingin disampaikan,” ujarnya.
| Baca juga: Jumat 3 April 2026 Libur Apa? Begini Penjelasannya Berdasarkan SKB 3 Menteri |