Shelter Indonesia Resmi Transformasi ke Ekosistem Digital

20 April 2026 15:10

Di tengah tekanan efisiensi dan tuntutan transparansi yang kian tinggi, Shelter Indonesia resmi melakukan transformasi operasional besar-besaran. Perusahaan ini kini beralih dari sekadar penyedia tenaga kerja alih daya menjadi mitra strategis berbasis ekosistem digital.

Dikutip dari tayangan Zona Bisnis Metro TV, Senin 20 April 2026, langkah ini menandai perubahan fundamental dalam model bisnis Shelter Indonesia. Strategi baru yang diusung menitikberatkan pada integrasi antara sumber daya manusia (SDM) dan teknologi, guna meningkatkan kontrol serta visibilitas bisnis secara menyeluruh.

Pihak perusahaan menilai kebutuhan dunia usaha saat ini telah bergeser. Tidak lagi hanya soal ketersediaan tenaga kerja, tetapi juga kemampuan untuk memantau dan mengelola proses bisnis secara real-time.

Sebagai wujud transformasi tersebut, Shelter Indonesia menghadirkan platform digital Shelter Plus. Sistem ini dirancang sebagai ekosistem terpadu yang mengintegrasikan berbagai fungsi operasional dalam satu platform.



Melalui Shelter Plus, perusahaan dapat memantau beragam aktivitas, mulai dari sistem keamanan, layanan kebersihan, hingga pelacakan aktivitas penjualan. Dengan pendekatan ini, proses bisnis yang sebelumnya dilakukan secara manual kini menjadi lebih terukur, efisien, dan transparan.

Chief Marketing Officer Shelter Indonesia, Nino Mayvi menjelaskan bahwa inovasi ini hadir untuk menjawab kebutuhan klien yang semakin kompleks. Menurutnya, aspek real-time menjadi kunci utama dalam pengelolaan operasional modern.

“Yang pertama adalah real-time. Jadi, kalau Anda melihat pengelolaan manajemen sumber daya manusia secara konvensional, itu kan yang pasti tidak bisa yang namanya pemilik bisnisnya, atau manajernya, bahkan di utamanya itu bisa melihat bagaimana pergerakan tenaga kerjanya,” ujarnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)