Ketua MPR Tak Ingin Medsos Jadi Ruang Penyebaran Kebencian

14 August 2026 11:08

Jakarta: Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengingatkan agar media sosial tidak menjadi ruang untuk menyebarkan kebencian, fitnah, manipulasi, dan berita bohong. Pesan tersebut disampaikan dalam pidato Sidang Tahunan MPR 2026.

Muzani menilai perkembangan teknologi digital memang memperluas ruang demokrasi karena masyarakat semakin mudah menyampaikan pendapat dan terlibat dalam perdebatan publik. Namun, kebebasan tersebut harus disertai tanggung jawab.

“Namun teknologi yang sama juga dapat menyebarkan kebencian, fitnah, manipulasi, dan kabar-kabar bohong dalam kecepatan yang belum pernah kita alami sebelumnya,” kata Muzani dikutip dari tayangan Live Event Metro TV, Jumat 14 Agustus 2026. 

Ia menegaskan ruang publik tidak seharusnya dipenuhi dengan bahasa yang merendahkan martabat manusia. Perbedaan politik juga tidak boleh merusak persahabatan maupun persaudaraan sesama anak bangsa.

“Kita tidak boleh membiarkan ruang publik dipenuhi dengan bahasa yang merendahkan martabat manusia,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat tetap dapat menyampaikan kritik dan perbedaan pandangan, tetapi dengan cara yang santun.

“Yang berciri keras dalam gagasan tapi santun dalam penyampaian, teguh dalam pendirian tapi terbuka dalam musyawarah, berani mengkritik tapi tidak menghilangkan penghormatan kepada sesama,” tegasnya.

Ia juga menekankan demokrasi tidak akan semakin kuat hanya karena masyarakat semakin keras mencela. Kebebasan berbicara harus dibarengi argumentasi dan tanggung jawab.

“Demokrasi akan menjadi kuat jika kebebasan berbicara disertai tanggung jawab,” kata Muzani.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X