BPS Catat Inflasi Tembus 2,92% Sepanjang 2025

7 January 2026 17:07

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, lalu inflasi pada Desember 2025 tercatat 0,64 persen secara bulanan. Terjadi kenaikan indeks harga konsumen (IHK) dari 109,2 pada November 2025 menjadi 109,92 pada Desember 2025. 

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini mengungkap, bahwa inflasi secara tahunan atau year on year pada Desember tercatat 2,92 persen. Secara year on year to date pada akhir tahun di angka 2,92 persen. Angka tersebut lebih tinggi jika dibandingkan dengan proyeksi konsensus pasar yang memperkirakan inflasi tahun 2025 akan berada di level 2,8 persen. 

Pudji menjelaskan, kelompok pengeluaran yang menyumbang inflasi bulanan terbesar adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau, yakni dengan inflasi 1,66 persen dan memberikan andil inflasi 0,48 persen. 
 

Baca juga: Cara Investasi Bitcoin untuk Pemula 2025: Mulai dari Dasar hingga Praktik


Sementara itu, komoditas yang dominan mendorong inflasi adalah cabai rawit dengan andil inflasi 0,17 persen, kemudian daging ayam ras dengan andil inflasi 0,09 persen, bawang merah dengan andil inflasi 0,07 persen dan ikan segar dengan inflasi 0,04 persen, serta telur ayam ras dengan andil inflasi 0,03 persen. 

Komoditas lain yang juga memberi andil inflasi adalah emas perhiasan, sebesar 0,07 persen. Bensin dengan andil inflasi 0,03 persen, dan tarif angkutan udara dengan andil inflasi 0,02 persen. 

Selain itu terdapat komoditas yang masih memberi andil deflasi, yakni cabai merah dengan andil deflasi 0,03 persen.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)