Operasi Penyelamatan Korban Gempa Kolombia Terus Berlangsung

12 August 2026 01:26

Upaya pencarian dan penyelamatan korban gempa dahsyat di Kolombia terus berlangsung hingga malam hari. Berdasarkan data terbaru, jumlah korban meninggal dunia kini telah mencapai 132 orang, sementara sekitar 570 orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.

Di tengah gelapnya malam, petugas SAR gabungan bersama relawan terus menyisir puing-puing bangunan demi mencari tanda-tanda kehidupan. Operasi ini turut diperkuat oleh tim khusus dan anjing pelacak.

Salah satu titik yang menjadi fokus utama evakuasi adalah kompleks hunian enam lantai bernama Vanessa yang dilaporkan runtuh total. Di sekitar lokasi tersebut, keluarga korban masih bertahan menanti kabar. Sementara itu, petugas memperketat radius pengamanan mengingat tingginya risiko runtuhan susulan.
 


Presiden Kolombia, Abelardo de la Espriella, memimpin langsung penanganan krisis ini dengan terbang ke Choco, wilayah yang terdampak paling parah. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh koordinasi di lapangan berjalan maksimal.

Pemerintah Kolombia telah mengerahkan seluruh kekuatan militer dan kepolisian, termasuk tim penyelamat, teknisi, hingga unit anjing pelacak. Di tengah operasi yang berkejaran dengan waktu ini, pemerintah menegaskan bahwa penyelamatan nyawa warga adalah prioritas mutlak.

"Prioritas utama kami adalah menyelamatkan nyawa mereka yang masih terjebak di bawah reruntuhan. Semua laporan resmi mengenai insiden ini harus terus dikoordinasikan secara cepat," tegas Presiden Abelardo dikutip dari Primetime News, Metro TV, Rabu 12 Agustus 2026. 

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X