Ini Sejumlah Oleh-Oleh Presiden Prabowo dari Lawatan di Eropa

27 January 2026 08:25

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menuntaskan rangkaian kunjungan kerja luar negeri ke Eropa selama lima hari dengan mengunjungi Inggris, Swiss, dan Prancis. 

Lawatan ini menghasilkan sejumlah capaian strategis yang berdampak langsung bagi kepentingan nasional Indonesia, mulai dari investasi, pendidikan, ekonomi, hingga diplomasi global.

Di Inggris, Presiden Prabowo bertemu Perdana Menteri Keir Starmer dan Raja Charles III, sekaligus membawa komitmen investasi senilai 4 miliar poundsterling atau sekitar Rp90 triliun, khususnya di sektor maritim. Kerja sama ini mencakup pembangunan ribuan kapal ikan dalam negeri yang berpotensi menyerap ratusan ribu tenaga kerja.

Presiden Prabowo juga menghadiri World Economic Forum 2026 di Davos, Swiss, sebagai pembicara kunci dan memperkenalkan konsep Prabowonomics, yang memuat kebijakan utama pemerintah termasuk program Makan Bergizi Gratis dan agenda reformasi ekonomi.

Presiden Prabowo kemudian bertolak ke Prancis. Di Prancis Prabowo bertemu dengan Presiden Emmanuel Macron. 

Hasil lawatan Prabowo


Prabowo tiba di Indonesia dengan membawa sejumlah oleh-oleh bagi perekonomian dan kepentingan nasional lainnya usai merampungkan rangkaian kunjungan ke tiga negara.

Salah satu hasil utama adalah kesepakatan investasi di bidang maritim dengan Inggris senilai 4 miliar poundsterling atau sekitar Rp90 triliun. Selain itu, disepakati pula pembangunan 1.582 kapal ikan yang akan diproduksi di dalam negeri dan diproyeksikan menyerap hingga 600.000 tenaga kerja.

Di bidang pendidikan, Indonesia menjalin kerja sama dengan 24 universitas terbaik di Inggris Raya, khususnya dalam pengembangan pendidikan kedokteran serta sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).

Selain itu, Presiden Prabowo juga menyampaikan konsep ekonomi nasional bertajuk "Prabowonomics" dalam World Economic Forum (WEF) yang dihadiri oleh 65 kepala negara serta sekitar 1.000 CEO perusahaan besar dunia.

Lawatan tersebut turut menghasilkan peningkatan kerja sama nyata dengan Pemerintah Prancis di berbagai sektor strategis, sebagai bagian dari penguatan posisi Indonesia dalam kerja sama internasional.

Board of Peace


Pada diplomasi global, Indonesia resmi bergabung dalam Board of Peace (BOP) sebagai langkah konkret dalam mendorong perdamaian di Gaza.

Bagi Indonesia, partisipasi dalam Board of Peace memiliki makna strategis. Keikutsertaan ini dimaksudkan untuk menjaga agar proses transisi Gaza tetap mengarah pada solusi dua negara (two-State solution), dan tidak berkembang menjadi pengaturan permanen yang mengabaikan hak-hak rakyat Palestina

"Baoak Presiden kalau ke luar negeri itu beliau ingin ada yang didapatkan, ada produknya, ada hasilnya, ada dampak positifnya untuk Indonesia," kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya

Sumber: Instagram Sekretaris Kabinet

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Wijokongko)