Jakarta: Angin segar datang untuk Persib Bandung setelah klub kebanggaan Bobotoh tersebut resmi terbebas dari sanksi FIFA registration ban. Nama Persib dipastikan tidak lagi tercantum dalam daftar pembatasan pendaftaran pemain FIFA pada Rabu malam, 22 Juli 2026.
Pencabutan sanksi tersebut menjadi angin segar bagi Maung Bandung yang bersiap menghadapi musim kompetisi 2026/2027. Persib sebelumnya menyandang status juara Super League musim 2025/2026 dan kini dapat menatap kompetisi baru tanpa hambatan regulasi terkait pendaftaran pemain.
Persib Sempat Masuk Daftar Sanksi FIFA
Persib Bandung sebelumnya masuk dalam daftar
FIFA registration ban pada 29 Mei 2026. Sanksi tersebut berkaitan dengan sengketa administratif mengenai pemutusan kontrak mantan bek asal Filipina, Daisuke Sato, yang dilakukan pada awal 2024.
Persoalan tersebut kemudian berlanjut hingga Pengadilan Arbitrase Olahraga atau Court of Arbitration for Sport (CAS). Persib akhirnya menyelesaikan kewajiban yang menjadi dasar putusan hukum sehingga sanksi yang dijatuhkan kepada klub dapat dicabut.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, sebelumnya menegaskan persoalan tersebut merupakan sengketa administratif kontrak. Ia menyebut kasus itu tidak berkaitan dengan tunggakan gaji pemain maupun pengabaian hak profesional.
Sanksi Dicabut, Pemain Anyar Bisa Didaftarkan
Persib tetap aktif bergerak di bursa transfer meski sempat berada dalam daftar sanksi
FIFA registration ban. Klub tersebut mendatangkan sejumlah pemain baru untuk memperkuat komposisi skuad menghadapi musim kompetisi 2026/2027.
Beberapa pemain yang direkrut Persib Bandung antara lain Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen yang berstatus pemain naturalisasi. Selain itu, terdapat Mariano Peralta, Gabriel Mutombo, Balsa Sekulik, Luka Menalo, dan Gakuto Notsuda yang turut masuk dalam daftar pemain anyar Maung Bandung.
Pencabutan sanksi FIFA membuat Persib memiliki keleluasaan untuk mendaftarkan pemain-pemain tersebut secara resmi sesuai regulasi yang berlaku. Para pemain anyar juga dapat fokus menjalani proses adaptasi dan persiapan bersama tim untuk menghadapi pertandingan resmi.
Persib Tatap Musim Baru
Berakhirnya sanksi
FIFA registration ban menjadi bagian penting dalam persiapan Persib menghadapi musim 2026/2027. Manajemen kini dapat memusatkan perhatian pada persiapan kompetisi setelah menyelesaikan persoalan administratif yang sebelumnya menjadi dasar pembatasan pendaftaran pemain.
Di sisi lain, sejumlah klub sepak bola Indonesia masih tercatat dalam daftar pembatasan pendaftaran pemain FIFA dan harus menyelesaikan persoalan administratif masing-masing. Persib diharapkan dapat mempertahankan performa setelah meraih gelar Super League 2025/2026 dan melanjutkan kiprah mereka di kompetisi nasional maupun internasional. (Daffa Yazid Fadhlan)