Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Tuai Kritik

29 July 2026 20:01

Kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menggelar sayembara bagi warga yang berhasil menangkap pelaku begal menuai pro dan kontra. Sejumlah pejabat menilai langkah tersebut menunjukkan keseriusan memberantas kejahatan jalanan, namun di sisi lain dikhawatirkan memicu aksi main hakim sendiri.

Dedi Mulyadi menjelaskan sayembara dengan hadiah Rp5 juta hingga Rp50 juta itu bukan untuk mendorong warga menghakimi pelaku, melainkan sebagai strategi agar pelaku kejahatan diserahkan kepada kepolisian dalam keadaan hidup.

"Saya menyampaikan terima kasih atas kritik dari Pak Menteri HAM. Program ini justru bertujuan mencegah tindakan main hakim sendiri," ujar Dedi dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Rabu 29 Juli 2026. 

Menteri HAM Natalius Pigai mengingatkan bahwa penanganan tindak pidana merupakan kewenangan Aparat Penegak Hukum (APH). Menurutnya, masyarakat tidak boleh mengambil alih proses penegakan hukum apalagi melakukan vigilantisme.

"Perbuatan begal adalah tindak kriminal, tetapi yang berwenang menangani adalah aparat kepolisian sesuai undang-undang," kata Pigai.

Senada, Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menilai sayembara berpotensi memancing masyarakat bertindak sendiri hingga salah sasaran.

"Jangan sampai orang yang bukan begal malah digebuki karena dicurigai," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menekankan setiap inovasi kepala daerah tetap harus berada dalam koridor hukum dan dilakukan melalui koordinasi dengan aparat penegak hukum.

"Saya kira teman-teman kepala daerah harus memastikan bahwa semua berjalan dalam koridor hukum, memastikan bahwa sistem itu bekerja dan melakukan koordinasi antara pemerintah daerah dengan aparat. Itu yang paling pokok, yang maksimal begitu ya. Jadi mungkin ada kreasi-kreasi inovasi lain, tetapi setidaknya kemudian mengurangi arti koordinasi dengan Aparat Penegak Hukum. Karena itu yang sangat terpenting. Ya, koordinasi kepala daerah bersama APH di daerah dan jajaran Pemda itu sangat penting," ucapnya. 

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X