NEWSTICKER

Ahli Meringankan Kuat Ma'ruf: Hasil Lie Detector Bukan Alat Bukti Sidang

2 January 2023 19:15

Ahli hukum pidana dari Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, Muhammad Arif Setiawan menegaskan bahwa, hasil lie detector tidak bisa dijadikan alat bukti di persidangan. Namun, pembacaan ahli atas alat tersebut bisa digunakan sebagai bentuk kesaksian.

"Itu kan hanya instrumen di dalam pemeriksaan. Tetapi, ahli memahami (lie detector) bukan salah satu alat bukti," kata Ahli Meringankan Kuat Ma'ruf, Muhammad Arif Setiawan, Senin (2/1/2023).

"Dengan demikian, yang dipakai sebagai alat bukti bukan hasil dari laporan nilai detector-nya, tapi adalah pembacaan dari itu," sambungnya.

Sebelumnya, Ahli poligraf Aji Febrianto Ar-Rosyid pernah mengungkapkan hasil tes kebohongan terhadap Kuat Ma'ruf yang dilakukan saat penyidikan pembunuhan Brigadir J, di persidangan Rabu (14/12/2022)

Skor tes poligraf Ferdy Sambo sebesar -8 dan Putri Candrawathi -25. Sementara itu, terhadap Kuat Ma'ruf mendapatkan skor +9 dan -13 lantaran dilakukan pemeriksaan dua kali. Aji mengatakan bahwa Kuat terindikasi berbohong untuk salah satu pertanyaan dan terindikasi jujur untuk pertanyaan lainnya.