NEWSTICKER

Pakar Hukum: Kamaruddin Tidak Boleh Bawa Sandal Brigadir J ke Persidangan, Ada Prosedurnya

1 November 2022 18:03

Kamaruddin Simanjuntak membawa sejumlah barang bukti di persidangan kasus pembunuhan berencana Brigadir J, Selasa (1/11/2022). Pakar hukum pidana menilai, barang bukti yang dibawa Kamaruddin tidak bisa begitu saja dibawa ke persidangan. Namun, barang bukti harus dimintakan oleh jaksa.

"Alat bukti yang dibawa Pak Kamaruddin ini tidak bisa disampaikan secara langsung oleh Kamaruddin maupun keluarga korban. Hal ini harus dimintakan untuk dilakukan penyitaan terlebih dahulu terhadap barang bukti tersebut oleh jaksa penuntut umum," kata pakar hukum pidana, Jamin Ginting. 

Ia menjelaskan, barang bukti tidak serta-merta dihadirkan dalam sidang. Jaksa harus meminta dan menyitanya terlebih dahulu. Lalu, disampaikan kepada majelis hakim sebagai barang bukti tambahan. Penyerahan barang bukti harus sesuai dengan prosedur hukum acara yang benar dan disetujui ketua pengadilan negeri.

Jamin menilai, sikap Kamaruddin membawa bukti secara langsung ke persidangan, seperti sandal Brigadir J, pakaian, dan tangkapan layar percakapan sebagai alat tambahan untuk menunjukkan adanya pembunuhan berencana. Namun, menurutnya pernyataan terdakwa yang sudah mengakui perbuatannya cukup dalam persidangan.

Bukti-bukti persidangan telah menyatakan adanya korban dan kejadian penembakan. Selanjutnya, hanya membuktikan apakah peristiwa ini masuk pembunuhan berencana atau tidak. 

"Tinggal masalahnya adalah apakah tindak pidana ini masuk dalam kategori pasal 340 atau 338. Pengaruh terhadap sandal ini apakah 338 atau 340, saya kira gak begitu signifikan dalam membuktikan ini," lanjutnya.