NEWSTICKER

Harga BBM Naik, Nelayan di Sejumlah Daerah Tak Melaut

12 September 2022 15:10

Kenaikan harga BBM dikeluhkan nelayan di sejumlah daerah, Senin (12/9/2022). Sejak BBM naik, nelayan mengaku biaya operasional mereka menjadi membengkak. Kondisi serupa juga terjadi pada nelayan di Jember dan Bandung, kenaikan BBM berdampak kepada harga ikan laut di pasar. 

Nelayan di Dermaga Tamperan Pacitan, Jawa Timur mengeluhkan biaya operasional melaut antara 40-50%. Hal itu tergantung pada jenis kapal yang digunakan setelah harga BBM subsidi naik. Untuk jenis kapal kecil, biasanya nelayan hanya mengeluarkan biaya BBM sebesar Rp50 ribu kini naik menjadi Rp75-100 ribu. 

"Penghasilan menurun, BBM naik," ucap salah satu nelayan di Pacitan

Sementara itu, nelayan di pesisir selatan Laut Puger, Jember, Jawa Timur lebih memilih menambatkan perahu mereka di pantai dan tidak melaut. Hal itu disebabkan oleh biaya operasional yang tidak sebanding dengan jumlah tangkapan ikan yang mereka dapatkan akibat cuaca buruk. Mereka harus berhitung lebih teliti akibat naiknya BBM subsidi di tengah harga ikan di pasar yang cenderung tidak stabil. 

Nelayan membutuhkan sedikitnya 20-40 liter BBM untuk opersional kapal jahre. Namun dengan harga solar Rp6.800 per liter membuat biaya operasional mereka membengkak hingga 30%. 

"Sekarang ini cuacanya tidak baik, mencari ikannya tidak bisa luas," ucap nelayan bernama Abdul Muit.