11 February 2023 16:36
Tim gabungan TNI-Polri terus mencari keberadaan pilot Susi Air, Philips Max Marthin. Kepala Operasi Damai Cartenz 2023, Kombes Faisal Ramadhani, mengatakan sudah ada beberapa titik yang difokuskan untuk mencari pilot berkewarganegaraan Selandia Baru itu.
"Dari analisis dan evaluasi tersebut, kita melihat ada beberapa indikasi-indikasi yang memungkinkan kita mengidentifikasi dan mengarah ke beberapa titik tertentu," kata Faisal.
Titik-titik yang difokuskan mencari pilot Susi Air didasarkan peralatan dan pengalaman TNI-Polri di lapangan. Pasalnya, sinyal GPS pilot Susi Air tak terdeteksi sejak 7 Februari 2023 atau saat kejadian pesawat dibakar. Karena itu, kata Faisal, upaya penyelamatan pilot Susi Air akan dikejar dengan peralatan senjata milik TNI dan Polri.
Pasukan elite juga diterjukan dalam pencarian Philips. Menurutnya, pasukan di Papua kurang sehingga perlu pasukan tambahan dari pusat. Ia menyebut, pasukan elite yang diterjunkan berasal dari tim SAR dan medis.
Meski begitu, Faisal mengaku, lokasi pencarian pilot Susi Air di Paro menjadi kendala. Pasalnya, Paro terletak 600-2200 meter di atas permukaan laut. Selain itu, infrastruktur di Paro belum memadai. Tidak ada jalan darat menuju lokasi. Cara sampai ke lokasi hanya bisa ditempuh dengan jalur udara.