21 July 2023 08:44
Pertemuan politikus PDIP Budiman Sudjatmiko dengan Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus bakal calon presiden (capres), Prabowo Subianto, dinilai mengindikasikan rapuhnya barisan internal PDIP. Pertemuan serupa juga pernah dilakukan Effendi Simbolon. Padahal, PDIP telah menyatakan mengusung bakal capres Ganjar Pranowo.
"Manuver dari pak Effendi Simbolon dan mas Budiman Sudjatimiko sebenarnya merepresentasikan kian rapuhnya soliditas internal pemenangan Ganjar Pranowo dan internal politik di PDIP sendiri," kata analis politik Universitas Paramadina, Ahmad Khoirul Umam di Metro Pagi Primetime, Metro TV, Jumat 21 Juli 2023.
Umam menyebut, kejadian ini seharusnya menjadi wake up call bagi petinggi PDIP. Jika dibiarkan, hal ini akan berpotensi memecah internal partai.
"Kalau misalkan situasi ini tidak dimitigasi, jangan sampai nanti akan ada Effendi Simbolon atau Budiman Sudjatmiko yang lain," ujar Umam.
Budiman Sudjatmiko memberikan sinyal mendukung pencalonan Prabowo Subianto di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Hal itu tampak dari pernyataan Budiman usai menemui Prabowo secara tertutup. Budiman menilai Prabowo layak memimpin Indonesia.
"Kapal Indonesia harus dikayuh oleh orang yang paham strategi, paham geopolitik, paham sejarah," kata Budiman dalam konferensi pers di Rumah Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa malam, 18 Juli 2023.