NEWSTICKER

Alat Bukti CCTV Pembunuhan Brigadir J Jadi Perdebatan

11 January 2023 17:57

Alat bukti elektronik yaitu rekaman CCTV perkara pembunuhan Brigadir J memantik perdebatan antara pengacara kubu Sambo, kubu Eliezer, dan kubu Yosua. 

Pengacara Ferdy Sambo, Febri Diansyah mempertanyakan perihal rekaman CCTV yang dianggap bukan alat bukti yang sah. Padahal, rekaman CCTV lah memperlihatkan momen Yosua masih hidup ketika Ferdy Sambo tiba di rumah Duren Tiga. 

"Kita ingat CCTV itu sempat hilang, kemudian karena kerja penyidik dapat menemukan kembali CCTV tersebut. Dari CCTV itu lah mulai terungkap skenario di Duren Tiga itu. Lalu apa maksudnya CCTV dikatakan tidak sah?," ujar Febri Diansyah dalam program Kontroversi, Metro TV, Kamis (5/1/2023).

Pengacara Richard Eliezer, Ronny Talapessy lantas menyanggah bahwa rekaman CCTV yang ada berasal dari sebuah flashdisk. Sehingga dikhawatirkan isinya telah dipilah.

"Fakta persidangan yang terungkap, ahli digital forensik ketika ditanyakan menerima itu (rekaman CCTV) dari flashdisk. Jadi kami menduga CCTV yang ada di lantai 1 tentang keterangan Eliezer itu dipilah-pilah," ujar Ronny. 

Sementara itu pengacara Brigadir J, Lukas Simanjuntak menilai, keterangan saksi telah cukup membuktikan pembunuhan berencana Brigadir J. 

"Jika semua didasarkan CCTV, tidak usah ada persidangan. Sudah banyak saksi yang mengonfirmasi terkait kejadian per kejadian, posisi per posisi. Tidak ada CCTV pun sebenarnya sudah bisa untuk membuktikan ini," ujar Lukas Simanjuntak.