16 October 2026 11:55
Wakil Panglima Kodap IV TPNPB-OPM Sorong Raya, Zakarias Fatem, mengajak seluruh anggota dan simpatisan TPNPB-OPM untuk meletakkan senjata dan kembali bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ajakan tersebut disampaikan setelah Zakarias diamankan oleh Satgas Yonif 9 Marinir.
“Saya menghimbau seluruh anggota simpatisan segera menyerah. Letakkan senjata kembali ke NKRI. Saya sadar bahwa Papua dibangun bukan dengan kekerasan, pembunuhan seperti OPM yang melakukan selama ini. Papua kita bangun terus ciptakan damai, aman akan program pembangunan Bapak Presiden Prabowo,” kata Zakarias dalam tayangan Headline News Metro TV, Jumat 16 Oktober 2026.
Komandan Satgas Yonif 9 Marinir, Letkol Marinir Laili Nugroho, mengatakan pendekatan persuasif dan humanis dilakukan sebelum pengamanan Zakarias. Menurutnya, pendekatan tersebut dapat diterima oleh Zakarias dan keluarganya sehingga proses pengamanan berlangsung tanpa menimbulkan korban luka maupun korban jiwa.
“Alhamdulillah, pendekatan persuasif dan humanis yang kita lakukan sebelum menangkap dan menyergap Bapak Zakarias Fatem, yaitu Wapang Kodap IV Sorong Raya, dapat diterima dan dipahami dengan baik oleh beliau dan keluarga sehingga tidak terjadi gesekan yang mengakibatkan korban luka ataupun korban jiwa. Sehingga semuanya saat penyergapan berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Laili.
Laili menyebut keberhasilan pengamanan tersebut juga didukung oleh Pangkogabwilhan III Letjen TNI Luki Avianto, Pangkoops Habema Brigjen TNI Riyanto, serta Badan Intelijen Negara (BIN). Ia menambahkan, Satgas Yonif 9 Marinir diarahkan untuk mengedepankan upaya persuasif dalam berbagai kondisi.
Laili turut mengajak anggota TPNPB-OPM yang masih berada di hutan dan wilayah pegunungan untuk kembali bergabung dengan NKRI dan bersama-sama membangun Papua.