Kebakaran hebat melanda tiga unit rumah toko (ruko) di kawasan padat perdagangan Suryakencana, Kota Bogor, Jawa Barat, pada Minggu dini hari. Tidak ada laporan korban jiwa, namun kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Kobaran api pertama kali diduga muncul akibat korsleting (hubungan pendek arus listrik) dari salah satu ruko yang menjual sepeda dan mainan anak. Banyaknya material yang mudah terbakar, khususnya yang berbahan dasar plastik, membuat api dengan cepat membesar dan merambat ke dua ruko di sebelahnya, yakni toko mainan anak dan toko buku.
Untuk menjinakkan si jago merah, sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Damkar Kota dan Kabupaten Bogor diterjunkan ke lokasi kejadian.
Petugas
pemadam kebakaran sempat mengalami kendala saat hendak memadamkan api di bagian dalam bangunan. Hal ini dikarenakan pintu ruko dalam kondisi terkunci rapat dan dipasangi teralis besi pengaman.
Kendati menghadapi hambatan, petugas terus berjibaku menyemprotkan air guna melokalisasi kobaran api agar tidak merembet ke deretan pertokoan lain di kawasan perdagangan yang padat tersebut.
Hingga proses pendinginan selesai, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak
kepolisian setempat.