Prabowo Ingatkan Pengusaha Jangan Langgar Hukum

11 June 2026 08:34

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan para pengusaha untuk tidak mencoba melanggar hukum di era digital. Menurutnya, perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) membuat berbagai bentuk pelanggaran dan manipulasi semakin mudah terdeteksi.

"Sekarang jangan coba-coba melanggar hukum. Saudara akan kalah. Kenapa? Sekarang ada teknologi. Sekarang ada AI, ada kecerdasan. Sekarang semua dokumen setebal ini bisa dibaca dalam lima menit," kata Prabowo dalam tayangan Metro Pagi Primetime Metro TV, Kamis 11 Juni 2026. 

Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) ke-18 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandar Lampung yang bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun organisasi tersebut.

Dalam sambutannya, Prabowo mengaku memiliki hubungan panjang dengan HIPMI dan mengenal banyak tokoh pengusaha yang tergabung di dalam organisasi itu. Dengan nada bercanda, ia menyebut telah memahami karakter para pengusaha sehingga merasa perlu mengingatkan mereka agar tidak melakukan pelanggaran hukum.


"Pengusaha Indonesia banyak dosanya. Betul? Lu nggak bisa bohong sama gue, gue udah ngerti lu," ujar Prabowo.

Meski disampaikan dengan gaya santai, Prabowo menegaskan bahwa dunia usaha kini menghadapi tantangan baru berupa kemajuan teknologi yang membuat pengawasan semakin ketat. Karena itu, menurutnya, praktik-praktik yang melanggar aturan akan semakin sulit disembunyikan.

Presiden menilai kemampuan AI dalam mengolah dan menganalisis data dalam jumlah besar telah mengubah cara pemerintah maupun lembaga pengawas bekerja. Teknologi tersebut memungkinkan pemeriksaan dokumen dilakukan lebih cepat dan lebih akurat dibandingkan metode konvensional.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengajak para pengusaha untuk meninggalkan berbagai praktik yang tidak sesuai aturan dan fokus membangun dunia usaha yang sehat serta berkontribusi terhadap kemajuan ekonomi nasional.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)