Warga Bersihkan Rumah Pascabanjir Bandang Sumatra

22 January 2026 17:01

Di tengah proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang, sebagian warga masih berjuang memulihkan kehidupannya. Salah satunya adalah Dian, warga Desa Bandar Khalifah yang kini masih berupaya membersihkan rumah orang tuanya.

Memasuki dua bulan pascabencana banjir bandang dan juga tanah longsor yang melanda tanah Sumatra. Salah satunya di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

Saat ini, proses pemulihan terus dilakukan, waktu terus berjalan, namun masih banyak keluarga yang terus berjuang dan menata kembali hidupnya. Dan saat ini kami berada di Desa Bandar Khalifah yang terletak di Kecamatan Tamiang Hulu.

Masih banyak warga yang harus bertahan di dalam tenda-tenda pengungsian dan juga aktivitas warga. Warga mereka masih harus melakukan pembersihan terhadap rumah-rumah mereka yang sebelumnya
terdampak.
 



"Saya kini tinggalnya di tenda sebelah. Ini pun rumah orangtua sayayang telah dampak banjir dan meninggal dunia saat banjir tersebut. Saya sehabis menyelamatkan keluarga saya dan saya pantau terus orang tua saya dan nyelamatkan sampai titik penghabisan di atas seng," kata warga Bandar Khalipah Dian dikutip dari Satu Hati untuk Sumatra.

"Kedua orangtua saya bertahan di atas atap selama dua hari," sambungnya.

Saat banjir melanda pada November 2025, Dian memaksa berenang ke rumah orang tuanya dengan alat bantu jerigen. Ia menantang banjir setinggi tiga meter.

Namun sayang, kedua orang tuanya tidak tertolong dan meninggal dunia dalam bencana tersebut. "Semoga ke depannya pemerintah bisa membantu korban banjir," tuturnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Diva Rabiah)